Jakarta, Kamis, 2 Juli 2026 – RSKO Jakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat melalui penyelenggaraan kegiatan “Donor Darah” yang bekerja sama dengan RS Kanker Dharmais.
Kegiatan baik ini bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun RSKO Jakarta ke 54 (3 Juli 2026). Donor darah dilaksanakan pada Kamis, 2 Juli 2026 di ruang konfrensi lantai 2 Gedung A Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Jakarta.
Komitmen para pendonor darah tidak hanya menjadi sarana untuk memenuhi kebutuhan darah bagi pasien, tetapi juga menjadi momentum meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah secara rutin.
Kegiatan diikuti oleh pegawai, tenaga kesehatan, serta masyarakat yang memenuhi persyaratan sebagai pendonor. Dengan jumlah calon donor 79 orang dengan jumlah donor yang menyumbangkan darah sebanyak 71 orang.
Seluruh rangkaian donor darah dilaksanakan sesuai standar pelayanan dan prosedur keselamatan untuk memastikan kenyamanan serta keamanan bagi para pendonor.
Materi edukasi meliputi manfaat donor darah bagi penerima maupun pendonor, persyaratan menjadi pendonor, proses donor darah yang aman, serta pentingnya menjaga gaya hidup sehat agar dapat menjadi pendonor secara berkelanjutan.
Dalam satu kantong darah dipisahkan menjadi beberapa komponen, seperti sel darah merah, plasma, dan trombosit, sehingga mampu membantu lebih dari satu pasien.
Darah yang didonorkan sangat dibutuhkan untuk penanganan pasien kecelakaan, ibu dengan perdarahan saat persalinan, pasien kanker, talasemia, anemia berat, hingga pasien yang menjalani tindakan operasi besar.
Donor darah juga memberikan manfaat bagi pendonor, antara lain membantu menjaga kesehatan melalui pemeriksaan kondisi fisik sebelum donor, merangsang pembentukan sel darah merah baru, membantu menjaga keseimbangan kadar zat besi dalam tubuh, serta memberikan manfaat psikologis karena telah berkontribusi menyelamatkan kehidupan orang lain.
Kegiatan ini menjadi semakin penting mengingat kebutuhan darah di Indonesia masih cukup tinggi. Berdasarkan standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kebutuhan darah ideal mencapai sekitar 2?ri jumlah penduduk atau sekitar 5,6 juta kantong darah setiap tahun.
Namun, sepanjang tahun 2025 ketersediaan darah nasional baru mencapai sekitar 4,4 juta kantong, sehingga masih terdapat kekurangan yang perlu dipenuhi melalui partisipasi aktif masyarakat dalam donor darah secara rutin.
Kondisi stok darah di berbagai Unit Donor Darah juga bersifat dinamis dan dapat berubah setiap hari mengikuti kebutuhan rumah sakit.
Sejumlah daerah di Indonesia masih melaporkan perlunya peningkatan jumlah pendonor untuk menjaga ketersediaan stok, terutama bagi golongan darah tertentu dan komponen darah seperti trombosit yang memiliki masa simpan relatif singkat.
Oleh karena itu, donor darah secara rutin menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga kesinambungan pelayanan transfusi darah bagi pasien yang membutuhkan.
Melalui kolaborasi antara RSKO Jakarta dan RS Kanker Dharmais ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang memahami bahwa donor darah merupakan bentuk kepedulian sosial yang sederhana namun memiliki dampak besar.
Setetes darah yang didonorkan hari ini dapat menjadi harapan hidup bagi pasien yang sedang berjuang menjalani pengobatan.
RSKO Jakarta mengucapkan terima kasih kepada seluruh pendonor, tenaga kesehatan, serta seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung terselenggaranya kegiatan ini.
Semoga semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama terus tumbuh sehingga kebutuhan darah bagi pelayanan kesehatan di Indonesia dapat terpenuhi secara berkelanjutan.
Share This News