Jakarta (29/05/2024), Promosi Kesehatan RSKO Jakarta melaksanakan kegiatan penyuluhan kesehatan di Sekolah Menengah Pertama 56 Jakarta yang ditujukan bagi peserta didik Kelas VII.
Jumlah peserta didik yang menerima edukasi Kesehatan sebanyak 304 peserta didik.
Bulan Juli merupakan masa pengenalan lingkungan sekolah bagi siswa-siwa baru. Para peserta didik ini harus memahami lingkungan sekolah, budaya belajar, serta menumbuhkan semangat positif dalam menjalani pendidikan di sekolah tersebut.
Para peserta didik di usia Sekolah Menegah Pertama (SMP) amat penting untuk mendapatkan edukasi mengenai Perilaku Hidup bersih dan Sehat (PHBS) dengan disisipkan pengetahuan mengenai Bahaya Penyalahgunaan Narkoba.
PHBS di Sekolah diupayakan untuk memperdayakan siswa, guru, dan masyarakat lingkungan sekolah agar tahu, mau dan mampu mempraktikkan PHBS dan berperan aktif dalam mewujudkan sekolah sehat.
Kenapa penyuluhan (edukasi) Kesehatan ini penting ?
Bila PHBS di sekolah dijalankan maka menghidupkan sekolah sehat dan masyarakat sekolah menjadi sehat.
Sekolah Sehat dihidupkan agar sekolah mampu menjaga lingkungan yang kondusif, untuk meningkatkan kesehatan peserta didik, guru dan masyarakat lingkungan sekolah, sehingga dapat mengoptimalkan pertumbuhan fisik dan mental serta perkembangan kecerdasan peserta didik melalui upaya promotif preventif.
Edukasi Kesehatan PHBS di sekolah menitikberatkan pada (1) tidak jajan di sembarang tempat, harus di kantin sekolah yang sehat, (2) Mencuci tangan dengan air yang mengalir dan sabun, (3) Buang air kecil/besar di jamban sehat sekolah, (4) Memberantas jentik nyamuk di sekolah, (5) Membuang sampah ditempatnya, (6) Mengikuti kegiatan olah raga/aktifitas fisik, (7) Tidak merokok di lingkungan sekolah, dan (8) Tidak menggunakan NAPZA/Narkoba.
Kegiatan penyuluhan di SMPN 56 Jakarta melibatkan Penyuluh Kesehatan RSKO Jakarta, Wage Robbiamsyah, SKM dan Euis Sayyidah, AMD.
Penyuluhan kesehatan disesuikan dengan umur dari audiens nya yaitu siswa-siswi yang duduk tingkat pendidikan Sekolah Menengah Pertama kelas VII.
Edukasi Kesehatan bagi siswa-siswi SMPN 56 Jakarta selain menonton video animasi juga menggunakan metode ceramah interaktif yang disertai tanya jawab, dan pemberian hadiah bagi yang bisa menjawab.
Kepala Sekolah SMPN 56 Jakarta, Bapak Karjo, S.Pd menyampaikan "Tema MPLS membangun karakter dan kesadaran untuk belajar. Sekolah berusaha menjadi sekolah sehat dimana visi kami sekolah berwawasan lingkungan didalamnya ada sekolah sehat,..."
Lanjutnya point-pointnya yang sudah kami laksanakan dari kantin sehat, program bebas plastik (zero plastic), kerjasama dengan puskesmas jumantik, sarapan sehat bersama dengan gizi seimbang, zona bebas merokok. Pelan-pelan kami menuju Sekolah Adiwiyata
"Kami selalu kerjasama dengan orang tua dalam pencegahan penyalahgunaan NAPZA. Caranya salah-satunya dengan pembatasan penggunaan HP tanggal 5 dan 6 setiap bulan di rumah & sekolah, bagian pembatasan informasi tanpa batas, berkerjasama dengan orang tua murid" Ungkapnya
Edukasi kesehatan ini diharapkan dapat mewujudkan sekolah yang sehat, aman, ramah anak dan menyenangkan bagi anak-anak dan warga sekolah.
Pihak SMPN 56 Jakarta juga amat menyambut baik kehadiran Penyuluh Kesehatan PKRS RSKO Jakarta dalam memberikan penyuluhan kesehatan mengenai PHBS dan bahaya narkoba.
PKRS RSKO Jakarta sangat terbuka atas permohonan Institusi Pendidikan baik sekolah maupun kampus untuk memberikan penyuluhan kesehatan menyangkut kepada siswa didik.
Institusi pendidikan dapat menghubungi dengan Dirct Massage ke Instagram @pkrs_rsko
***
Salam Sehat
Tim Kerja Penunjang dan PKRS RSKO Jakarta
Instagram @pkrs_rsko
Share This News