Penyelematan anak bangsa menjadi salah-satu fokus pemerintah dalam perang melawan kejahatan narkotika. Berdasarkan data dari Indonesia Drugs Report 2022, jenis narkoba yang paling banyak digunakan di Indonesia adalah ganja 41,4%, sabu 25,7%, nipam 11,8%, dan dextro 6,4%.
Badan Narkotika Nasional (BNN) di situs resminya menjelaskan beberapa dampak negatif narkoba seperti merasakan penurunan daya pikir,fungsi belajar yang mempengaruhi kinerja otak di kemudian harinya.
Adapun dampak langsung penyalahgunaan narkoba terhadap tubuh manusia antara lain berupa gangguan pada jantung, tulang, pembuluh darah, kulit, paru-paru, dan penyakit menular yang berbahaya seperti TBC, AIDS, Hepatitis, Herpes, dll.
Para pecandu narkoba ini bahkan dapat mempengaruhi perilaku menjadi individu yang melakukan tindak kekerasan dan kejahatan. Rehabilitasi narkoba menjadi jalan terbaik untuk pulih bagi para pecandu narkoba. Dengan program ini, mereka dapat diusahakan untuk berhenti mengkonsumsi narkoba.
Bahkan mereka akan dilatih untuk mampu bersikap disiplin, dan juga dapat mengendalikan diri mengatasi dari potensi kekambuhannya (relaps). Selain itu, para pecandu narkoba yang berusaha pulih (recovery addict) akan juga dilatih untuk dapat mengelola fungsi sosialnya.
Rehebilitasi narkoba merupakan layanan yang mungkin masih belum familier / umum ditelinga masyakat. Masih banyak yang belum mengetahui alur masuk pasien pecandu narkoba untuk mendapatkan layanan rehabilitasi narkoba.
Rumah Sakit Ketergantunga Obat (RSKO) Jakarta merupakan rumah sakit khusus Unit Pelayanan Teknis (UPT) Kementerian Kesehatan RI yang menangani menyangkut pelayanan dibidang NAPZA (Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif Lainnya).
Untuk memperoleh pelayanan Rehabilitasi Narkoba alur masuk pasien terdiri dua alur melalui Poliklinik Psikiatric Adiksi / Poli NAPZA ( Senin s/d Jum'at, 08.00 WIB s/d 13.00 WIB ) dan Instalasi Gawat Darurat (Diluar jam poliklinik psikiatric dan sabtu-minggu).
Alur masuk pasien rehabilitasi narkoba melalui Poliklinik Psikiatric Napza :
Pasien melakukan pendaftaran
Alur masuk pasien melalui Instalasi Gawat Darurat :
Berhati-hatilah dengan bahaya penyalahgunaan narkoba, karena dapat merusak generasi bangsa demi mencapai tujuannya. Apabila Anda atau Keluarga ada yang terlanjur terjemus, kunjungi RSKO Jakarta
Mari Kita jaga dan awasi keluarga kita dari bahaya narkoba agar harapan Indonesia Emas 2045 dapat terwujud.
**
Penulis : Andri Mastiyanto SKM (Promotor Kesehatan)
Editorial : Tim PKRS dan Pemasaran RSKO Jakarta
Salam Sehat
Share This News