Pagi itu, suasana di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Jakarta tampak seperti biasa. Beberapa pasien berjalan menuju ruang kegiatan. Ada yang melangkah cepat, ada yang masih menundukkan kepala.
Di wajah
mereka tersimpan kisah yang berbeda-beda. Sebagian datang setelah kehilangan
pekerjaan. Sebagian lainnya datang setelah hubungan dengan keluarga hancur
akibat penyalahgunaan narkotika. Ada yang masih berjuang memaafkan dirinya
sendiri.
Mereka
sedang menjalani rehabilitasi NAPZA (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif
lainnya)
Bagi banyak orang, rehabilitasi NAPZA sering dipahami sebatas terapi medis atau konseling psikologis. Padahal kenyataannya jauh lebih kompleks.

<!--[if gte vml 1]>
Rehabilitasi adalah proses panjang yang mengajarkan seseorang untuk kembali hidup secara utuh. Belajar disiplin. Belajar bertanggung jawab. Belajar mempercayai diri sendiri setelah sekian lama tenggelam dalam ketergantungan.
Pemulihan
tidak hanya terjadi di ruang konseling.Pemulihan juga terjadi dalam rutinitas
sederhana sehari-hari.
Di
situlah peran banyak pihak menjadi penting, termasuk pihak yang sering kali
tidak terlihat oleh masyarakat luas: koperasi.
…
Ketika Koperasi Sejahtera RSKO Jakarta Menjadi
Bagian dari Kesempatan Kedua
Ketika
masyarakat berbicara tentang koperasi, yang terbayang biasanya adalah simpan
pinjam, toko kebutuhan pokok, atau usaha bersama yang dikelola anggota.
Tidak ada
yang salah dengan gambaran itu. Namun di RSKO Jakarta, koperasi memiliki cerita
yang sedikit berbeda.
Cerita
tentang bagaimana sebuah koperasi ikut menjaga harapan orang-orang yang sedang
berusaha bangkit dari titik terendah dalam hidup mereka.
Namanya
Koperasi Sejahtera RSKO Jakarta yang berdiri pada tanggal 3 juli 1991 dan telah
menjadi badan hukum pada tanggal 5 oktober 1998.
Mungkin tidak
banyak orang mengetahui keberadaannya. Tidak banyak pula yang menyadari bahwa
koperasi ini menjadi bagian penting dari ekosistem rehabilitasi yang
berlangsung setiap hari di lingkungan rumah sakit.
Padahal,
di balik rak-rak yang tertata rapi dan pelayanan yang tampak sederhana,
terdapat sebuah peran yang sangat berarti.
Sebab
dalam rehabilitasi, hal-hal kecil sering kali menentukan keberhasilan proses
besar.
…
Kebutuhan
Sehari-Hari Pasien Dipenuhi Koperasi
Setiap
pasien yang menjalani rehabilitasi memiliki kebutuhan sehari-hari yang harus
terpenuhi.
Mulai
dari perlengkapan mandi, kebutuhan pribadi, hingga berbagai barang yang
mendukung aktivitas mereka selama menjalani program rehabilitasi.
Bagi
sebagian orang, kebutuhan tersebut mungkin tampak sepele.
Namun
bayangkan jika kebutuhan itu sulit diperoleh. Bayangkan jika keluarga harus
mencari sendiri dengan harga yang tidak pasti.
Bayangkan
jika proses distribusinya tidak terkontrol atau bahkan membuka celah bagi
pihak-pihak yang ingin mengambil keuntungan.
Sebelum
tahun 2020, penyediaan kebutuhan pasien selain yang disediakan rumah sakit,
para keluarga berkerjasama dengan para petugas atau dikirimkan oleh keluarga.
Situasi
seperti itu berpotensi menimbulkan masalah baru dalam lingkungan rehabilitasi
yang seharusnya aman dan tertib
Di sinilah Koperasi Sejahtera mengambil peran.

“Koperasi
RSKO Sejahtera hadir bukan sekadar menjual barang. Koperasi hadir untuk memastikan
kebutuhan pasien tersedia secara layak, terjangkau dan aman dari barang-barang
yang diselundupkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab, apakah itu
keluarga atau teman dari pasien” ungkap Ketua Koperasi Sejahtera RSKO
Jakarta - Ns. Durakmal, S.Kep, MKM
Tambahnya,
semua dilakukan melalui mekanisme yang jelas, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Dalam
praktiknya, peran tersebut membawa dampak yang jauh lebih besar daripada yang orang
lihat.
Koperasi
membantu mencegah praktik gratifikasi. Koperasi membantu menghindarkan pasien
maupun keluarga dari harga yang tidak wajar.
Koperasi meminimalkan risiko penipuan. Koperasi mencegah zat-zat terlarang masuk ke lingkungan rehabilitasi NAPZA / Narkoba.

<!--[if gte vml 1]>
Koperasi
memastikan distribusi kebutuhan pasien berjalan secara tertib dan terkontrol. Mungkin
bagi sebagian orang, hal tersebut terdengar seperti urusan administrasi biasa.
Namun
bagi lingkungan rehabilitasi, transparansi adalah bagian dari perlindungan. Keteraturan
adalah bagian dari terapi. Dan rasa aman adalah bagian dari proses pemulihan.
…
Koperasi
Menjamin Ketidakpastian
Ada satu
hal menarik yang sering luput dari perhatian.Ketika seseorang berusaha pulih
dari ketergantungan, ia sesungguhnya sedang belajar membangun kembali kepercayaan.
Kepercayaan
kepada keluarga. Kepercayaan kepada lingkungan. Dan yang paling sulit,
kepercayaan kepada dirinya sendiri.
Proses
itu tidak bisa berlangsung di lingkungan yang penuh ketidakpastian.
Karena
itu, setiap elemen yang mendukung terciptanya lingkungan yang aman memiliki
arti penting.
Ketika
kebutuhan sehari-hari tersedia dengan baik, pasien dapat lebih fokus mengikuti
konseling.
Ketika
proses distribusi berjalan tertib, pasien dapat lebih tenang menjalani
aktivitas rehabilitasi.
Ketika
lingkungan mendukung, mereka dapat memusatkan perhatian pada tujuan utama:
pulih dan kembali produktif.
Mungkin
inilah bentuk gotong royong modern yang jarang disadari banyak orang.
Bukan
gotong royong dalam bentuk mengangkat beban bersama-sama.
Melainkan
gotong royong melalui sistem yang bekerja dengan jujur, transparan, dan
berintegritas.
…
Hari
Koperasi Nasional ke-79 Menjiwai Koperasi Sejahtera RSKO Jakarta
Tahun
2026 menjadi tahun yang istimewa bagi gerakan Koperasi Indonesia.
Pada Hari
Koperasi Nasional ke-79, seluruh insan koperasi memperingati perjalanan panjang
yang telah ditempuh sejak koperasi menjadi bagian penting pembangunan bangsa.
Tema yang
diusung tahun ini, "Koperasi
Berdaya, Indonesia Berjaya", bukan sekadar slogan seremonial.
Tema tersebut
mengandung pesan yang sangat mendalam.
Bahwa
kemajuan Indonesia tidak hanya ditentukan oleh investasi besar, pembangunan
fisik, atau pertumbuhan ekonomi semata.
Kemajuan
Indonesia juga lahir dari organisasi yang bekerja dekat dengan masyarakat.
Organisasi
yang tumbuh dari semangat kebersamaan. Organisasi yang percaya bahwa
kesejahteraan harus dibangun bersama-sama.
Organisasi
yang menempatkan manusia sebagai pusat pelayanan.Dan koperasi adalah salah satu
wujud paling nyata dari semangat tersebut.
Koperasi
Sejahtera RSKO Jakarta memperlihatkan bagaimana nilai-nilai koperasi dapat
diterjemahkan ke dalam tindakan yang konkret.
Tidak
melalui proyek besar yang megah. Tidak melalui gedung yang menjulang tinggi. Tetapi
melalui pelayanan yang konsisten setiap hari.
Melalui
kejujuran dalam pengelolaan. Melalui kepedulian terhadap kebutuhan orang lain. Melalui
komitmen menjaga integritas, mencegah korupsi, dan menolak gratifikasi.
Inilah
wajah koperasi yang sesungguhnya. Bekerja tanpa banyak sorotan. Namun menghadirkan
manfaat yang nyata.
…
Koperasi
Sejahtera RSKO Jakarta Tetap Menjalankan Fungsi Utamanya
Selain
mendukung kebutuhan pasien pecandu narkoba yang rehabilitasi, Koperasi
Sejahtera juga menjalankan berbagai layanan bagi para anggotanya.
Usaha simpan pinjam membantu anggota mengelola kebutuhan keuangan secara lebih sehat.

Kantin pegawai menyediakan layanan yang mendukung aktivitas kerja sehari-hari. Seluruh kegiatan tersebut dijalankan dengan prinsip yang sama, yaitu kebersamaan, transparansi, dan kesejahteraan bersama.
Nilai-nilai yang sejak dahulu menjadi ruh gerakan Koperasi Indonesia. Di tengah era yang semakin individualistis, koperasi mengingatkan kita bahwa kemajuan tidak harus dicapai sendirian.
Ada
kekuatan besar ketika orang-orang memilih untuk saling membantu.
Ada
kekuatan besar ketika keuntungan tidak hanya dinikmati oleh segelintir orang.
Ada
kekuatan besar ketika keberhasilan diukur bukan hanya dari angka, tetapi juga
dari manfaat yang dirasakan masyarakat.
…
Menjelang
sore, aktivitas di RSKO Jakarta perlahan berakhir. Sebagian pasien pecandu
narkoba kembali ke ruang masing-masing. Sebagian mengikuti kegiatan lanjutan.
Sebagian
lagi berinteraksi santai dengan teman-teman yang sedang menjalani proses
rehabilitasi yang sama.
Tidak
semua dari mereka akan langsung pulih esok hari. Tidak semua perjalanan akan
berjalan mudah.
Namun
satu hal yang pasti, mereka tidak berjalan sendirian. Ada tenaga kesehatan yang
mendampingi. Ada keluarga yang menunggu kepulangan mereka. Ada para petugas
yang bekerja dengan dedikasi.
Dan ada
Koperasi Sejahtera yang, meski jarang disebut dalam cerita besar tentang
rehabilitasi NAPZA, tetap setia menjalankan perannya setiap hari.
Koperasi
Sejahtera RSKO Jakarta menyediakan kebutuhan, menjaga keteraturan, merawat
integritas dan mengawal harapan.
Pada
akhirnya, koperasi bukan hanya tentang transaksi. Koperasi adalah tentang
manusia.
Tentang
bagaimana kita saling menguatkan ketika ada yang terjatuh.
Tentang
bagaimana kita memberi ruang bagi seseorang untuk bangkit kembali.
Tentang
bagaimana kita menjaga harapan agar tetap menyala.
Di usia
ke-79 tahun gerakan Koperasi Indonesia, Koperasi Sejahtera RSKO Jakarta menunjukkan
bahwa koperasi yang berdaya bukan hanya mampu menggerakkan ekonomi, tetapi juga
mampu menyentuh kehidupan manusia secara langsung.
Karena
ketika sebuah koperasi membantu seseorang menemukan kembali harapannya,
sesungguhnya koperasi sedang ikut membangun masa depan bangsa.
Dan
ketika semakin banyak koperasi menjalankan peran mulia itu, cita-cita besar
yang kita gaungkan pada Hari Koperasi Nasional bukan lagi sekadar tema.
"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya" menjadi
kenyataan yang hidup di tengah masyarakat.
Dimulai
dari tempat-tempat sederhana. Dari kerja-kerja yang tulus.
Dari orang-orang yang percaya bahwa setiap manusia selalu berhak mendapatkan kesempatan kedua. (AM)
...
Penulis : Andri Mastiyanto, SKM (Penyuluh Kesehatan dan Pencegahan Penyakit)
Nara Sumber : Ns. Durakmal, S.Kep, MKM (Ketua Koperasi Sejahtera RSKO Jakarta)
Share This News