Customer Service RSKO Pada Hari Kerja Jam 7.30 sd 16.00 WIB : 0813-1871-8880 (Whatsapp)
News Photo

Koperasi Sejahtera RSKO Jakarta ; Menjaga Harapan, Mengawal Pemulihan

Pagi itu, suasana di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Jakarta tampak seperti biasa. Beberapa pasien berjalan menuju ruang kegiatan. Ada yang melangkah cepat, ada yang masih menundukkan kepala.

Di wajah mereka tersimpan kisah yang berbeda-beda. Sebagian datang setelah kehilangan pekerjaan. Sebagian lainnya datang setelah hubungan dengan keluarga hancur akibat penyalahgunaan narkotika. Ada yang masih berjuang memaafkan dirinya sendiri.

Mereka sedang menjalani rehabilitasi NAPZA (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya)

Bagi banyak orang, rehabilitasi NAPZA sering dipahami sebatas terapi medis atau konseling psikologis. Padahal kenyataannya jauh lebih kompleks.

<!--[if gte vml 1]> <![endif]--><!--[if !vml]--><!--[endif]-->

Rehabilitasi adalah proses panjang yang mengajarkan seseorang untuk kembali hidup secara utuh. Belajar disiplin. Belajar bertanggung jawab. Belajar mempercayai diri sendiri setelah sekian lama tenggelam dalam ketergantungan.

Pemulihan tidak hanya terjadi di ruang konseling.Pemulihan juga terjadi dalam rutinitas sederhana sehari-hari.

Di situlah peran banyak pihak menjadi penting, termasuk pihak yang sering kali tidak terlihat oleh masyarakat luas: koperasi.

Ketika Koperasi Sejahtera RSKO Jakarta Menjadi Bagian dari Kesempatan Kedua

Ketika masyarakat berbicara tentang koperasi, yang terbayang biasanya adalah simpan pinjam, toko kebutuhan pokok, atau usaha bersama yang dikelola anggota.

Tidak ada yang salah dengan gambaran itu. Namun di RSKO Jakarta, koperasi memiliki cerita yang sedikit berbeda.

Cerita tentang bagaimana sebuah koperasi ikut menjaga harapan orang-orang yang sedang berusaha bangkit dari titik terendah dalam hidup mereka.

Namanya Koperasi Sejahtera RSKO Jakarta yang berdiri pada tanggal 3 juli 1991 dan telah menjadi badan hukum pada tanggal 5 oktober 1998.

Mungkin tidak banyak orang mengetahui keberadaannya. Tidak banyak pula yang menyadari bahwa koperasi ini menjadi bagian penting dari ekosistem rehabilitasi yang berlangsung setiap hari di lingkungan rumah sakit.

Padahal, di balik rak-rak yang tertata rapi dan pelayanan yang tampak sederhana, terdapat sebuah peran yang sangat berarti.

Sebab dalam rehabilitasi, hal-hal kecil sering kali menentukan keberhasilan proses besar.

Kebutuhan Sehari-Hari Pasien Dipenuhi Koperasi

Setiap pasien yang menjalani rehabilitasi memiliki kebutuhan sehari-hari yang harus terpenuhi.

Mulai dari perlengkapan mandi, kebutuhan pribadi, hingga berbagai barang yang mendukung aktivitas mereka selama menjalani program rehabilitasi.

Bagi sebagian orang, kebutuhan tersebut mungkin tampak sepele.

Namun bayangkan jika kebutuhan itu sulit diperoleh. Bayangkan jika keluarga harus mencari sendiri dengan harga yang tidak pasti.

Bayangkan jika proses distribusinya tidak terkontrol atau bahkan membuka celah bagi pihak-pihak yang ingin mengambil keuntungan.

Sebelum tahun 2020, penyediaan kebutuhan pasien selain yang disediakan rumah sakit, para keluarga berkerjasama dengan para petugas atau dikirimkan oleh keluarga.

Situasi seperti itu berpotensi menimbulkan masalah baru dalam lingkungan rehabilitasi yang seharusnya aman dan tertib

Di sinilah Koperasi Sejahtera mengambil peran.

Koperasi RSKO Sejahtera hadir bukan sekadar menjual barang. Koperasi hadir untuk memastikan kebutuhan pasien tersedia secara layak, terjangkau dan aman dari barang-barang yang diselundupkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab, apakah itu keluarga atau teman dari pasien” ungkap Ketua Koperasi Sejahtera RSKO Jakarta - Ns. Durakmal, S.Kep, MKM

Tambahnya, semua dilakukan melalui mekanisme yang jelas, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Dalam praktiknya, peran tersebut membawa dampak yang jauh lebih besar daripada yang orang lihat.

Koperasi membantu mencegah praktik gratifikasi. Koperasi membantu menghindarkan pasien maupun keluarga dari harga yang tidak wajar.

Koperasi meminimalkan risiko penipuan. Koperasi mencegah zat-zat terlarang masuk ke lingkungan rehabilitasi NAPZA / Narkoba.

<!--[if gte vml 1]> <![endif]--><!--[if !vml]--><!--[endif]-->

Koperasi memastikan distribusi kebutuhan pasien berjalan secara tertib dan terkontrol. Mungkin bagi sebagian orang, hal tersebut terdengar seperti urusan administrasi biasa.

Namun bagi lingkungan rehabilitasi, transparansi adalah bagian dari perlindungan. Keteraturan adalah bagian dari terapi. Dan rasa aman adalah bagian dari proses pemulihan.

Koperasi Menjamin Ketidakpastian

Ada satu hal menarik yang sering luput dari perhatian.Ketika seseorang berusaha pulih dari ketergantungan, ia sesungguhnya sedang belajar membangun kembali kepercayaan.

Kepercayaan kepada keluarga. Kepercayaan kepada lingkungan. Dan yang paling sulit, kepercayaan kepada dirinya sendiri.

Proses itu tidak bisa berlangsung di lingkungan yang penuh ketidakpastian.

Karena itu, setiap elemen yang mendukung terciptanya lingkungan yang aman memiliki arti penting.

Ketika kebutuhan sehari-hari tersedia dengan baik, pasien dapat lebih fokus mengikuti konseling.

Ketika proses distribusi berjalan tertib, pasien dapat lebih tenang menjalani aktivitas rehabilitasi.

Ketika lingkungan mendukung, mereka dapat memusatkan perhatian pada tujuan utama: pulih dan kembali produktif.

Mungkin inilah bentuk gotong royong modern yang jarang disadari banyak orang.

Bukan gotong royong dalam bentuk mengangkat beban bersama-sama.

Melainkan gotong royong melalui sistem yang bekerja dengan jujur, transparan, dan berintegritas.

Hari Koperasi Nasional ke-79 Menjiwai Koperasi Sejahtera RSKO Jakarta

Tahun 2026 menjadi tahun yang istimewa bagi gerakan Koperasi Indonesia.

Pada Hari Koperasi Nasional ke-79, seluruh insan koperasi memperingati perjalanan panjang yang telah ditempuh sejak koperasi menjadi bagian penting pembangunan bangsa.

Tema yang diusung tahun ini, "Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya", bukan sekadar slogan seremonial.

Tema tersebut mengandung pesan yang sangat mendalam.

Bahwa kemajuan Indonesia tidak hanya ditentukan oleh investasi besar, pembangunan fisik, atau pertumbuhan ekonomi semata.

Kemajuan Indonesia juga lahir dari organisasi yang bekerja dekat dengan masyarakat.

Organisasi yang tumbuh dari semangat kebersamaan. Organisasi yang percaya bahwa kesejahteraan harus dibangun bersama-sama.

Organisasi yang menempatkan manusia sebagai pusat pelayanan.Dan koperasi adalah salah satu wujud paling nyata dari semangat tersebut.

Koperasi Sejahtera RSKO Jakarta memperlihatkan bagaimana nilai-nilai koperasi dapat diterjemahkan ke dalam tindakan yang konkret.

Tidak melalui proyek besar yang megah. Tidak melalui gedung yang menjulang tinggi. Tetapi melalui pelayanan yang konsisten setiap hari.

Melalui kejujuran dalam pengelolaan. Melalui kepedulian terhadap kebutuhan orang lain. Melalui komitmen menjaga integritas, mencegah korupsi, dan menolak gratifikasi.

Inilah wajah koperasi yang sesungguhnya. Bekerja tanpa banyak sorotan. Namun menghadirkan manfaat yang nyata.

Koperasi Sejahtera RSKO Jakarta Tetap Menjalankan Fungsi Utamanya

Selain mendukung kebutuhan pasien pecandu narkoba yang rehabilitasi, Koperasi Sejahtera juga menjalankan berbagai layanan bagi para anggotanya.

Usaha simpan pinjam membantu anggota mengelola kebutuhan keuangan secara lebih sehat.

Kantin pegawai menyediakan layanan yang mendukung aktivitas kerja sehari-hari. Seluruh kegiatan tersebut dijalankan dengan prinsip yang sama, yaitu kebersamaan, transparansi, dan kesejahteraan bersama.

Nilai-nilai yang sejak dahulu menjadi ruh gerakan Koperasi Indonesia. Di tengah era yang semakin individualistis, koperasi mengingatkan kita bahwa kemajuan tidak harus dicapai sendirian.

Ada kekuatan besar ketika orang-orang memilih untuk saling membantu.

Ada kekuatan besar ketika keuntungan tidak hanya dinikmati oleh segelintir orang.

Ada kekuatan besar ketika keberhasilan diukur bukan hanya dari angka, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan masyarakat.

 

Menjelang sore, aktivitas di RSKO Jakarta perlahan berakhir. Sebagian pasien pecandu narkoba kembali ke ruang masing-masing. Sebagian mengikuti kegiatan lanjutan.

Sebagian lagi berinteraksi santai dengan teman-teman yang sedang menjalani proses rehabilitasi yang sama.

Tidak semua dari mereka akan langsung pulih esok hari. Tidak semua perjalanan akan berjalan mudah.

Namun satu hal yang pasti, mereka tidak berjalan sendirian. Ada tenaga kesehatan yang mendampingi. Ada keluarga yang menunggu kepulangan mereka. Ada para petugas yang bekerja dengan dedikasi.

Dan ada Koperasi Sejahtera yang, meski jarang disebut dalam cerita besar tentang rehabilitasi NAPZA, tetap setia menjalankan perannya setiap hari.

Koperasi Sejahtera RSKO Jakarta menyediakan kebutuhan, menjaga keteraturan, merawat integritas dan mengawal harapan.

Pada akhirnya, koperasi bukan hanya tentang transaksi. Koperasi adalah tentang manusia.

Tentang bagaimana kita saling menguatkan ketika ada yang terjatuh.

Tentang bagaimana kita memberi ruang bagi seseorang untuk bangkit kembali.

Tentang bagaimana kita menjaga harapan agar tetap menyala.

Di usia ke-79 tahun gerakan Koperasi Indonesia, Koperasi Sejahtera RSKO Jakarta menunjukkan bahwa koperasi yang berdaya bukan hanya mampu menggerakkan ekonomi, tetapi juga mampu menyentuh kehidupan manusia secara langsung.

Karena ketika sebuah koperasi membantu seseorang menemukan kembali harapannya, sesungguhnya koperasi sedang ikut membangun masa depan bangsa.

Dan ketika semakin banyak koperasi menjalankan peran mulia itu, cita-cita besar yang kita gaungkan pada Hari Koperasi Nasional bukan lagi sekadar tema.

"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya" menjadi kenyataan yang hidup di tengah masyarakat.

Dimulai dari tempat-tempat sederhana. Dari kerja-kerja yang tulus.

Dari orang-orang yang percaya bahwa setiap manusia selalu berhak mendapatkan kesempatan kedua. (AM)

...

Penulis : Andri Mastiyanto, SKM (Penyuluh Kesehatan dan Pencegahan Penyakit)

Nara Sumber : Ns. Durakmal, S.Kep, MKM (Ketua Koperasi Sejahtera RSKO Jakarta) 

Share This News