Customer Service RSKO Pada Hari Kerja Jam 7.30 sd 16.00 WIB : 0813-1871-8880 (Whatsapp)
News Photo

Hari Kesehatan Jiwa Sedunia 2024, Hati-Hati dengan Luka Psikologis di Tempat Kerja

Masih ingatkah anda dengan istilah P3K? Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan! Nah yang ini istilahnya mirip yaitu P3LP (Pertolongan Pertama Pada Luka Psikologis. Kata kuncinya “Pertolongan Pertama” dan “Luka Psikologis”.

Memaknai pertolongan pertama sebagai pemberian bantuan atau dukungan psikologis sederhana yang dapat dikerjakan orang awam. Juga sebagai upaya pencegahan terhadap munculnya dampak psikologis negatif agar tidak berlanjut menjadi masalah psikologis yang lebih berat.

Pertolongan pertama dapat dilakukan bagi diri sendiri atau rekan kerja yang sedang mengalami luka psikologis dan membutuhkan atau meminta bantuan. Luka psikologis adalah perasaan tidak nyaman yang sifatnva berlebihan dan mengganggu aktivitas seseorang akibat mengalami kejadian yang berat atau (yang dipersepsi) sebagai krisis.

Tempat kerja sangat berpotensi menimbulkan luka psikologis, karena merupakan tempat berkumpulnya para pekerja dan atasan, berinteraksi memberikan kontribusi pada suatu pekerjaan dan diharapkan selalu produktif.

Lingkungan tempat kerja dapat menjadi tidak aman dan nyaman lagi dipicu akibat terjadinya perubahan organisasi, persaingan antar pekerja, tuntutan pencapaian target kerja dan perundungan (bullying).

Tanda-tanda umum yang muncul pada seseorang yang mengalami luka psikologis; berperilaku menyimpang dari aturan yang berlaku umum (Devian); berperasaan sedih berkepanjangan dan tidak menyenangkan hati (Distres); keenganan untuk melakukan sesuatu yang biasanya dilakukan (Disfungsi); tindakan yang membahayakan diri sendiri atau orang lain (Dangerous).

Berdampak pada Fisik seperti otot menegang, lekas lelah, nafsu makan dan pola tidur terganggu; Psikologis seperti sulit fokus pada pekerjaan, sulit berkonsentrasi, sulit mengambi kesimpulan vang tepat, mudah tersinggung/marah;

Sosial seperti kesulitan bekerjasama dalam tim kerja, sering berkonflik, mengganggu proses kerja rekan kerja lain karena kesulitan menyesuaikan diri; Kinerja seperti menurunkan tingkat kepuasan kerja, lebih sering terlambat bekerja bahkan absen, hasil kerja di bawah standar dan berulang kali mengambil keputusan vang kurang tepat, bahkan merugikan!

Beberapa jenis Luka Psikologis di tempat kerja: Distres merupakan respon fisiologis dan psikologis vang muncul ketika pekerja dihadapkan pada tuntutan dan tekanan pekerjaan vang tidak seimbang dengan pengetahuan dan kemampuan, contoh: menyelesaikan pekerjaan diluar jam kerja;

Burnout sindrom muncul sebagai dampak stres kronis di tempat kerja yang belum berhasil dikelola, contoh: performa kerja menurun; Kecemasan adalah respon emosi dan fisik berupa rasa takut, khawatir berlebihan dan tegang karena mengantisipasi potensi munculnya bahaya, bencana atau kemalangan, contoh: khawatir berlebihan terhadap perubahan situasi kerja dan situasi sosial di tempat kerja dan

Depresi ditandai dengan perasaan negatif berlebihan seperti ketidakbahagiaan, ketidakpuasan, sedih, murung, pesimis, putus asa, dan sejenisnva vang mengganggu kehidupan sehari-hari, contoh: mengalami rasa tidak nvaman dan tidak puas pada situasi kerja atau situasi sosial di tempat kerja, dapat melakukan Deteksi Dini Depresi ditautan https://www.pdskji.org/phq.htm

P3LP di tempat kerja merupakan bantuan psikologis paling dasar dan sederhana untuk pekerja yang mengalami kejadian (dianggap) berat dan menyebabkan luka psikologis. Manfaatnya adalah mengintervensi dini masalah kesehatan jiwa pekerja, mengurangi stigma, meningkatkan dukungan sosial antar sesama rekan kerja dan meningkatkan lingkungan kerja Iebih sehat jiwa.

Dalam kondisi luka psikologis maka First Aider/Penolong Pertama sangat dibutuhkan. Mereka adalah siapa saja yang mau dan mampu untuk membantu orang lain yang sedang mengalami Iuka psikologis, dapat dipercaya, menenangkan dan terlatih. 

Selain minat dan niat membantu, calon First Aider perlu memastikan apakah ia berada dalam situasi dan kondisi yang siap sedia untuk membantu, baik dari tenaga, pikiran, waktu, biaya, dan sejenisnya.

Siapapun yang mau peduli ingin menjadikan lingkungan kerjanya lebih aman nyaman dapat berlatih untuk menjadi First Aider, tidak harus punya pendidikan psikologi ataupun konseling!

Selamat Memperingati Hari Kesehatan Jiwa Sedunia tanggal 10 Oktober dengan tema tahun 2024 : “Saatnya Prioritaskan Kesehatan Jiwa di Tempat Kerja”; Bekerja Cerdas dengan Sehat Jiwa Menuju Indonesia Emas Tahun 2045

 Penulis : Intan Endang Sonata, SKM, MKM

Salam Sehat

PKRS dan Pemasaran RSKO Jakarta


Share This News