• rskojakarta@yahoo.co.id
News Photo

RSKO Jakarta dan PMI Berkerjasama Melaksanakan Donor Darah

Jakarta (RSKO Jakarta), 17 April 2020. Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Jakarta menggelar kegiatan sosial donor darah bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) bertempat di lantai 2 ruangan Medical Check Up (MCU).

Kegiatan donor darah ini merupakan wujud kepedulian terhadap sesama karena setetes darah yang diberikan sangat berarti bagi kehidupan orang lain.

Selain itu, aksi sosial ini terselenggara dikarenakan stok darah PMI menurun terimbas Pandemi Covid-19. Setelah adanya anjuran physical distancing, stok darah di sejumlah daerah berada di ambang batas yang menimbulkan kekhawatiran seiring persediaan yang kian menipis.

Berdasarkan informasi stok darah UTD PMI DKI Jakarta pertanggal 17 April 2020 jumlah kantong darah Whole Blood, Trombocyte Concentrate (TC), dan Packed Red Cell untuk golongan darah (A) 127 kantong darah, golongan darah (B )84 kantong darah, golongan darah (AB) 31 kantong darah, dan golongan darah (O) 131 kantong darah, total kantong darah 373 kantong darah.

Donor darah ini merupakan salah satu bentuk rasa peduli dan kebersamaan dari Pegawai RSKO Jakarta, dimana PMI mengalami penurunan cadangan stok darah.” ungkap Kepala Instalasi Humas dan PKRS RSKO Jakarta, drg.Bagus Ario Wibowo, MM.

Kegiatan ini diikuti oleh kurang lebih enam puluh delapan pendonor yang terdiri dari berbagai profesi baik Tenaga Medis, Penunjang Medis, Admiinistratif, Keamanan, dan Outsourching dilingkungan RSKO Jakarta. Untuk itu PMI menyediakan 8 (delapan) bed pemeriksaan dengan menyertakan 10 (sepuluh) petugas.

Deskripsi : Dirut RSKO Jakarta, dr.Azhar Jaya, SKM, MARS mendonorkan darahnya pada kegiatan kali ini (17/04/2020) I Sumber Foto : dokpri

Turut hadir sebagai pendonor dalam acara donor darah adalah Direktur Utama RSKO Jakarta, dr.Azhar Jaya, SKM, Mars. “Dengan mengikuti donor darah ini selain dapat membantu kepada masyarakat yang membutuhkan transfusi darah juga dapat memberikan manfaat kesehatan bagi saya pribadi” jelasnya.

RSKO Jakarta berharap penyelenggaraan aksi donor darah ini dapat memberikan manfaat positif untuk kesehatan diri sendiri (pendonor), juga dapat membantu PMI dalam menyalurkan darah bagi para pasien/masyarakat yang memerlukan transfusi darah sebagai salah satu upaya untuk penyelamatan dimasa pandemi Covid-19.

Seiring dengan itu, virus Corona penyebab Covid-19, atau yang dikenal juga dengan SARS-CoV-2, mewabah di sejumlah daerah di Indonesia. Pemerintah pun sudah menetapkan aturan ketat untuk mencegah penyebarannya.

Salah satunya adalah penerapan physical distancing dan pembatasan aktivitas di luar rumah. Dan, sejak wabah corona covid-19 membuat banyak kegiatan donor darah terhenti.

Atas dasar tersebut RSKO Jakarta menyelenggarakan kegiatan donor darah dengan memperhatikan physical distancing. Kegiatan ini dillaksanakan di ruang Medical Check Up (MCU), yang terletak di lantai 2 gedung A RSKO Jakarta.

Untuk itu RSKO Jakarta sebagai penyelenggara membuat aturan bahwa bagi para pendonor yang berjumlah 68 orang untuk secara bergantian keruangan MCU.

Para pendonor yang berasal dari pegawai RSKO Jakarta tetap berada di ruangan kerja masing-masing. Pada saat akan dilakukan prosos donor darah para pegawai dihubungi via Whats Apps agar tidak terjadi antrian / berkumpulnya orang di lokasi donor darah.

Pendonor yang berada di ruang MCU hanya yang melaksanakan pengambilan darah, dan antrian sejumlah 10 orang dengan memperhatikan Physical Distancing. Tempat duduk antrian diatur jarak 1,5 meter antar pendonor.

Agar Physical Distancing berjalan dan memberikan kenyamanan bagi petugas dan pendonor dibagi 2 ruangan dimana masing-masing ruangan hanya terdiri dari 4 bed pemeriksaan.

PMI sendiri telah mengeluarkan protokol agar donor darah tetap aman. Menurut protokol tersebut, orang yang akan mendonorkan darahnya perlu melakukan beberapa hal.

Sebelum melakukan donor harus menjalani pengecekan suhu tubuh terlebih dahulu, mencuci tangan dengan benar menggunakan sabun dan air mengalir.

Kemudian, menjalani pemeriksaan kesehatan oleh dokter, menjalani pengecekan kadar hemoglobin (Hb) dan tekanan darah, serta menerapkan physical distancing selama proses donor darah.

Selain aturan tersebut, orang yang akan mendonorkan darah harus memenuhi persyaratan yang sudah ditetapkan, di antaranya sehat jasmani dan rohani, berusia minimal 17, dan memiliki berat badan minimal 45 kg.

Tidak hanya itu, orang itu juga harus memiliki tekanan darah dalam batas tekanan sistolik 100–170 mmHg dan diastolik 70–100 mmHg, memiliki kadar Hb normal, yaitu 12,5–17,0 g%, serta minimal dapat mendonorkan darah 60 hari / 2 bulan sekali.

---

Blogpost ini diupload oleh Instalasi Humas dan PKRS RSKO Jakarta

Penulis : Andri Mastiyanto, SKM (Penyuluh Kesehatan Masyarakat)

Terima kasih, Salam Hangat RSKO Jakarta
Facebook (DISINI) - Twitter (DISINI) - Instagram (DISINI) - Web (DISINI)

Share This News

Comment

Hotline : 0813 1871 8880