• rskojakarta@yahoo.co.id
News Photo

6 Tips Menjaga Kesehatan saat Menjaga yang Sakit di Rumah Sakit

Pernakah diri Kita menjaga yang sakit dirumah sakit ? bagi sebagian masyarakat Indonesia maupun dunia pastinya pernah.  

Jangan pula diri Kita jatuh sakit ketika menjaga yang sakit di rumah sakit. Untuk itu Kita perlu menjaga kesehatan agar terhindar dari terserang penyakit atau penurunan kualitas kesehatan.

Ada beberapa tips dari penulis apabila sewaktu-waktu menjaga yang sakit dalam kurun waktu yang lama, yaitu:

 

1.     Percaya dan Serahkan kepada Allah SWT

 

Setiap makhluk yang beriman pastinya akan diuji dan ditempa. Nah, bagi penunggu pasien jangan lupakan untuk berdoa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar tetap diberikan kesehatan saat menjaga keluarga yg dirawat.

Lakukan ibadah dan kemudian memohon kesembuhan kepada Tuhan Yang Maha Pemberi. Setiap manusia akan di uji, jika kita berdoa akan mendekatkan diri kita kepada Tuhan yang Maha Penyembuh dan dapat mempercepat penyembuhan keluarga kita yang sakit.

 

2. Mencari Partner dalam Menjaga yang Sakit

Salah-satu hal yang patut dijadikan prioritas bagi keluarga pasien ialah mencari patner dalam menjaga. Ketika mendapatkan keputusan medis apabila pasien harus masuk rawat inap, biasanya membutuhkan waktu perawatan minimal 3 sampai dengan 4 hari bahkan bisa lebih.

 

Dalam kurun waktu berhari-hari keluarga harus berjaga di rumah sakit, bagaimana bila ternyata pasien tersebut mendapatkan perawatan lebih lama dari 2 atau 3 hari ?

 

Fungsi mencari partner adalah untuk bergantian menjaga keluarga yang dirawat di rumah sakit, agar Kita yang mendampingi pasien tetap sehat. Mungkin Kita bisa menjaga yang sakit dalam 2 sampai dengan 3 hari selama 24 jam, tetapi itu akan memengaruhi kesehatan kita. Maka carilah patner menunggu yang sakit di rumah sakit.

 

 

3. Menjadwalkan Waktu Tidur

Jangan lupakan untuk waktu tidur yang cukup bagi para keluarga yang menunggu yang sakit di rumah sakit.

 

Pada saat berjaga di rumah sakit, tidaklah mungkin satu orang yang menjaga selama 24 jam dengan kondisi yang fit. Bagi penjaga pasien, tetaplah harus memiliki waktu tidur yang cukup agar kesehatan tetap terjaga.

Untuk mendapatkan tidur yang berkualitas memang cukup sulit sebagai penjaga pasien. Minimal 6 jam waktu tidur per hari harus dimiliki oleh keluarga yang menjaga.

Salah-satu faktor yang membuat kesehatan manusia menurun ialah kurangnya waktu tidur. Apalagi jika Kita berada di lingkungan rumah sakit, bila tidak mengelola waktu tidur akan menyebabkan penurunan kondisi kesehatan.

 

4. Siapkan Alas Tidur yang Tebal

 

Jika hanya 2 hari tidur di lantai dengan alas seadanya mungkin saja tidak akan mengganggu kesehatan dan belum mengalami pegal linu. Bagaimana bila lebih dari 3 hari atau belasan hari ? bisa jadi bagi keluarga yang menunggu keluarga yang sakit bisa-bisa ikut jatuh sakit.

 

Tantangan bagi keluarga penjaga yang sakit ialah rasa pegal dan linu saat berbaring atau duduk di lantai rumah sakit. Bawalah dari rumah alas tidur yang tebal, kalau perlu beberapa lapis.

 

5.  Alihkan Pikiran ke Arah yang Lain

Bagi keluarga menjaga yang sakit akan dapat tantangan stres dan tekanan psikologis. Bagaimana menghadapinya ?

 

Penulis sendiri pernah mengalami menjaga keluarga yang sakit selama 86 hari di rumah sakit. Untuk melawan stres dan tekanan psikologis penulis lakukan dengan membaca. Buku menjadi jawaban bagi penulis untuk mengalihkan pikiran sementara dari tempaan hidup saat itu.

 

Bila perlu bawalah berbagai benda yang dapat mengurangi kejenuhan seperti gadget, laptop atau apapun. Jangan lupakan Kitab Suci juga dibawa dan jangan lupa dibaca.

 

Pengalihan dipikiran ternyata mengurangi stres yang penulis hadapi saat menjaga kakak yang sakit 86 hari.

Bagi penjaga pasien, pengalihan dari pikiran menyangkut penyakit yang diderita pasien itu perlu. Bila selalu memikirkannya kita akan stres dibuatnya dan dapat jatuh sakit.

 

6. Makan dan Minum yang Cukup dan Bergizi

Jangan lupakan makan dan minum yang cukup dan bergizi. Dengan makan yang bergizi dan cukup, akan menjaga daya tahan tubuh, daya ingat, konsentrasi, dan kesadaran ketika di lingkungan rumah sakit. 

Makanan yang bergizi dapat menjaga keseimbangan metabolisme tubuh, mempertahankan kestabilan berat badan, menjaga kesehatan fungsi organ, memperkuat konsentrasi dan daya ingat, meingkatkan system kekebalan tubuh, menjaga kestabilan emosi, dan menjaga penampilan tetap segar.

 

Laporan : InstalasiHumas dan PKRS RSKO Jakarta

Share This News

Comment

Hotline : 0813 1871 8880