• rskojakarta@yahoo.co.id
News Photo

Tips Agar Tidak Mudah Terjerumus Menjadi Pengguna Narkoba


Deskripsi : RSKO Jakarta Memberikan Edukasi Bahaya Narkoba kepada Pelajar I Sumber Foto : dokpri

Penyalahgunaan dan peredaran narkoba/NAPZA saat ini kian masif. Ini menjadi salah satu ancaman bagi bangsa Indonesia di samping kejahatan korupsi dan terorisme. Kejahatan narkoba dinilai sebagai salah satu bentuk nyata menghancurkan generasi bangsa melalui penurunan moral.

World Drugs Reports 2018 yang diterbitkan United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC), sebanyak 275 juta penduduk di dunia atau 5,6 % dari penduduk dunia (usia 15-64 tahun) pernah mengonsumsi narkoba atau menjadi pecandu narkoba.

Sementara untuk di Indonesia sendiri berdasarkan data BNN selaku focal point di bidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) diperoleh angka penyalahgunaan narkoba tahun 2017 sebanyak 3.376.115 orang pada rentang usia 10-59 tahun.

Sedangkan angka penyalahgunaan Narkoba di kalangan pelajar di tahun 2018 (dari 13 ibukota provinsi di Indonesia ) mencapai angka 2,29 juta orang. Salah satu kelompok masyarakat yang rawan terpapar penyalahgunaan narkoba adalah mereka yang berada pada rentang usia 15-35 tahun atau generasi milenial.

Deskripsi : Kepala Instalasi Humas dan PKRS RSKO Jakarta, drg.Bagus Ario Wibowo, MM I Sumber Foto : dokpri

Kepala Instalasi Humas dan PKRS RSKO Jakarta, drg.Bagus Ario Wibowo, MM menyampaikan  “Saat ini Narkoba sudah masuk ke segala lini kehidupan bangsa, termasuk generasi millennial sehingga karena itulah diperlukan tindakan pencegahan dan aksi yang sangat tegas untuk menuntaskan masalah bangsa ini” ungkapnya

Tambahnya, Narkoba sudah merupakan ancaman yang nyata yang mengganggu empat pilar kebangsaan yang dicanangkan Pemerintah. Narkoba dapat merusak Pancasila dan kehidupan berbangsa. Orang yang terkena narkoba akan mendapatkan periode mengindahkan urusan keluarganya.

Bahkan mereka dapat menjadi pencuri baik itu materi milik bapak / ibu / adiknya. Mereka dengan keluarga saja tidak mau tau, apalagi dengan tetangga, lingkungan NKRI, Pancasila, UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Untuk itu perlu menyadarkan generasi millennial dari pelajar, mahasiswa dan masyarakat untuk mencegah diri menjadi pecandu narkoba, karena narkoba berdampak pada bahayanya. Masyarakat dapat menyelamatkan negeri ini dengan mereka menyelamatkan diri sendiri, lingkungannya dari narkoba.

Agar diri kita tidak terperangkap dalam penyalahgunaan Narkoba/NAPZA ada tips tidak terjerumus Napza ;

  1. Dapatkan informasi mengenai bahaya Narkoba/NAPZA dari sumber terpercaya seperti jurnal, seminar, artikel kesehatan, majalah dan lain-lain.
  2. Belajar berkata "TIDAK", kalau mendapat tawaran NAPZA. Siapkan alasan yang dapat dipakai, dan dialihkan pembicaraan jika kamu mulai disudutkan. Namun bila teman terus memaksa, segera tinggalkan tempat itu. Carilah teman yang baru yang "bersih" dari NAPZA.
  3. Persiapkan mental untuk menolak dan berkata "TIDAK" jika ditawarkan.
  4. Milikilah cita-cita dalam hidup, sehingga hidup mu lebih terarah.
  5. Lakukan kegiatan yang yang positif untuk menolong kamu menjadi lebih mandiri, percaya diri serta menyalurkan hobi dan berfrestasi.
  6. Lakukan pendekatan kognitif atau berdiskusi dengan orang tua, guru atau pihak sekolah. Pendekatan kognitif merupakan pendekatan yang mencoba mengurangi persepsi negatif tentang diri sendiri dengan cara mengubah kesalahan berfikir dan keyakinan diri yang keliru.
  7. Lakukan pengendalian tingkah laku yang tidak dikehendaki dengan mempertimbangkan secara matang setiap keputusan yang diambil.

Selain itu ada tips apabila anak / keluarga terlibat Narkoba/Napza ;

  1. Bersikap tenang, objektif, dan kendalikan emosi.
  2. Bertindak secara sportif dan sabar serta tidak menimpakan seluruh kesalahan pada anak.
  3. Penyalahgunaan NAPZA merupakan gejala dari masalah yang sudah berakar lama. Untuk itu perlu diselediki dan diatasi secara kekeluargaan.
  4. Cari bantuan seorang profesional, dokter keluarga, konselor yang terlatih apabila sulit mengendalikan diri.
  5. Jika anak anda sudah terjerumus kedalam penyalahgunaan NAPZA, sebaiknya anak tersebut tidak sembunyikan, karena akan menyebabkan anak semakin menderita. Yang perlu dilakukan adalah menjaganya dari lingkungan yang negatif.
  6. Jujur dengan diri sendiri mengakui kesalahan dan orang tua jangan merasa benar sendiri. Saling memafkanuntuk setiap kesalahan baik sikap, kata-kata dan perbuatan di masa lalu yang menyakitkan.
  7. Ajak anak anda untuk berobat atau pergi ke lembaga rehabilitasi narkoba/napza seperti Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Jakarta. Jangan merasa aib jika anak atau keluarga anda menyaahgunakan narkoba / NAPZA, karena siapapun dapat terkena hal yang sama.
  8. Membawa anak atau keluarga anda berobat merupakan langkah awal menyelematkan masa depannya.

____________________________________________

Mari sadar diri dimulai dari diri sendiri untuk tidak menggunakan barang haram seperti Narkoba / Napza. Apabila ada anggota keluarga yang sudah terlanjur terjerumus menjadi pecandu narkoba silahkan untuk dibawa ke Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Jakarta.

Narasumber : Kepala Instalasi Humas dan PKRS RSKO Jakarta, drg.Bagus Ario Wibowo, MM

Sumber data pengguna : BNN

Blogpost ini disiarkan oleh Instalasi Humas dan PKRS RSKO Jakarta

..

Mari selamatkan generasi, Salam hangat RSKO Jakarta. 

Twitter (DI SINI) Instagram (DI SINI) Facebook (DI SINI) Web (DI SINI )

Share This News

Comment

Hotline : 0812 9515 2171