• rskojakarta@yahoo.co.id
News Photo

Bahaya Lem Bila Dihirup, Lem Bisa Membunuh Mu

Penyalahgunaan lem (inhalan) tidak sesuai dengan fungsinya dengan cara menghirup akan berdampak negatif bagi kesehatan, bahayanya belum banyak diketahui oleh para penikmatnya.

Aroma yang memikat pada lem banyak digunakan dengan salah kaprah, dan ada pula individu dengan sengaja menghirupnya untuk mendapatkan kesenangan tersendiri.

Namun ternyata menghirup lem dapat bahaya terhadap manusia, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Ada banyak risiko yang dapat timbul apabila seseorang menghirup lem baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

Ngelem adalah sebuah cara yang dilakukan dengan menghirup aroma lem tersebut untuk mendapatkan sensasi mabuk. Ciri khas anak yang sedang ngelem dengan mutupi wajah dengan pakaian sambil menunduk.

Selain itu ada ciri-ciri fisik yang terlihat seperti depresi, perilaku mabuk atau linglung, hidung merah atau berair, mata merah berair, bau napas kimia, mimisan, mual atau kehilangan nafsu makan, mudah cemas dan gelisah, dan gerak-gerik yang aneh seperti menyembunyikan sesuatu.

Aktivitas mabuk lem ini umumnya digunakan remaja atau anak-anak sebagai alternatif karena bisa didapatkan dengan harga yang lebih murah dibanding membeli obat-obat terlarang.

Kasus mabuk karena kecanduan ngelem banyak dilakukan anak jalanan pada umumnya punya efek yang sangat berbahaya.

Terlalu banyak menghirup lem / inhalan secara langsung akan mempengaruhi sistem saraf dan mengakibatkan perubahan pada cara berpikir pecandu.

Adapun dampak dalam jangka pendek yaitu hanya dalam beberapa detik saja, pengguna mengalami kemabukan dan efek lainnya seperti yang diakibatkan alkohol.

Berbagai efek dapat dialami pecandu selama atau setelah menggunakannya. Pecandu lem akan berbicara cadel, mabuk, pusing atau penampilan teler, tidak mampu mengkoordinasi gerakan, halusinasi dan berkhayal.

Aktifitas ngelem dapat menimbulkan risiko kerusakan otak dan masalah pernapasan yang parah dapat terjadi. Apa yang dilakukan pecandu itu dapat mengakibatkan gagal pernapasan akut.

Deskripsi : Awas Bahaya ngelem ? I Sumber Foto: dokpri

Kondisi gagal pernapasan akut dapat terjadi ketika zat yang dihirup dalam lem merusak kemampuan untuk bernapas. Zat kimia yang terkandung dalam lem secara langsung juga dapat memengaruhi paru-paru.

Situasi ini dapat mencegah jumlah oksigen yang cukup untuk menjangkau seluruh tubuh. Dalam kasus yang serius, kegagalan pernapasan kronis akibat mabuk lem dapat menyebabkan koma.

Kerusakan lain yang dapat ditimbulkan dari mabuk lem ialah kerusakan otak. Lem pada umumnya mengandung zat toluena dan naftalena yang dapat merusak selubung myelin yang terdapat disekitar otak.

Mielin adalah lapisan tipis di sekitar serabut saraf otak dan sistem saraf Anda. Kerusakan akibat mencandu lem secara terus menerus dapat menyebabkan kerusakan jangka panjang pada fungsi otak, serta juga dapat menyebabkan masalah neurologis yang mirip dengan yang terlihat dengan multiple sclerosis.

Adapun risiko kesehatan serius lainnya yang terkait dengan menghirup lem termasuk kejang, kerusakan hati, kerusakan ginjal, tersedak (sering karena muntah) dan dapat menyebabkan detak jantung tidak teratur atau aritmia.

-------------------------------

Penulis : Andri Mastiyanto
Salam Hangat RSKO Jakarta

Share This News

Comment

Hotline : 0813 1871 8880