• rskojakarta@yahoo.co.id
Customer Service RSKO Pada Hari Kerja Jam 7.30 sd 16.00 WIB : 0813-1871-8880
News Photo

Menyambut Hari Kesehatan Jiwa Sedinia (HKJS), RSKO Jakarta Menyelenggarakan Donor Darah

Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Jakarta pada hari jum’at, 1 Oktober 2021 menggelar kegiatan donor darah bekerjasama dengan Rumah Sakit Kanker Dharmais yang bertempat di lantai 2 ruangan Konfrensi Gedung A RSKO Jakarta

Kegiatan donor darah ini bagian dari rangkaian Hari Kesehatan Jiwa Sedunia yang jatuhnya pada 10 Oktober 2021.  Aksi baik ini merupakan wujud kepedulian terhadap sesama karena setetes darah yang diberikan sangat berarti bagi orang lain.

Selain itu, aksi sosial ini terselenggara dikarenakan untuk membantu stok darah RS Kanker Dharmais). Kebutuhan stok darah di masa Pandemi Covid-19 masih tetap tinggi, untuk itu kegiatan donor darah memang amat dibutuhkan.

Setelah adanya anjuran Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), stok darah di sejumlah daerah berada di ambang batas yang menimbulkan kekhawatiran di fasilitas kesehatan seiring persediaan yang kian menipis.

Berdasarkan informasi stok darah UTD PMI DKI Jakarta pertanggal 1 Oktober 2021 jumlah kantong darah Whole Blood, Trombocyte Concentrate (TC), dan Packed Red Cell untuk golongan darah (A+) 91 kantong darah, golongan darah (B+) 82 kantong darah, golongan darah (AB+) 70 kantong darah, dan golongan darah (O+) 81 kantong darah, total kantong darah328 kantong darah.

"Donor darah kali ini berkerjasama dengan RS Kanker Dharmai. Ini merupakan kerjasama yang kedua kalinya., apa yang kami lakukan ini merupakan bentuk welas asih dari Pegawai RSKO Jakarta, dimana RS Kanker Dharmais yang merupakan RS dengan BOR yang tinggi membutuhan stok darah bagi pasien-pasien kanker " ungkap Wahyu Radityo Utomo, SKM, MARS sebagai Ketua Panitia Aksi Donor Darah RSKO Jakarta di Ruang Konfrensi, lantai 2 RSKO Jakarta.

Kegiatan ini diikuti oleh kurang lebih 147 pendonor yang terdiri dari masyarakat umum dan berbagai profesi di RSKO Jakarta baik Tenaga Medis, Tenaga Kesehatan Lainnya, Administratif, Keamanan, dan Outsourching di lingkungan RSKO Jakarta.

Untuk itu RS.Kanker Dharmais menyediakan 6 (enam) bed pemeriksaan dengan menyertakan 9 (sembilan) petugas dalam rangka kegiatan donor darah di RSKO Jakarta.

Turut hadir sebagai pendonor dalam kegiatan donor darah Ketua Pelaksana Kegiaatan Hari Kesehatan Jiwa dan hari kesehatan Nasional, dr.Budi Raharjo, M.Epid "saya terpanggil untuk donor dara. Saya memiliki niat untuk membantu anggota masyarakat yang membutuhkan transfusi darah dimana di masa pandemi Covid-19 karena stok kantong darah berkurang" jelasnya.

Dr.Budi berharap dalam penyelenggaraan kegiatan donor darah ini menjadi penyemangat RSKO Jakarta di masa pandemic Covid-19 untuk berbuat sesuatu bagi masyarakat, dan membantu pemerintah dalam penyediaan kantong darah.

Tambah dr.Budi, RSKO Jakarta dan RS.Kanker Dharmais bersatu padu mengumpulkan dan menyalurkan darah bagi para pasien/masyarakat yang memerlukan transfusi darah demi menyelamatkan banyak nyawa dimasa pandemi Covid-19.

RSKO Jakarta berkerjasama dengan RS.Kanker Dharmais karena rumah sakit ini telah memiliki Unit Transfusi Darah Rumah Sakit (UTDRS) yang diperkenankan mengumpulkan darah langsung dari masyarakat.

Lanjutnya, penyelenggaraan di tanggal 1 oktober 2021 merupakan kelanjutan dari kegiatan donor darah sebelumnya pada 17 Juni 2021.

Dalam penyelenggaraan kegiatan donor darah RSKO Jakarta amat memperhatikan Prokes Menjaga Jarak, Menggunakan Masker dan Mencuci Tangan. Kegiatan ini dillaksanakan di ruang konfrensi lantai 2 gedung A RSKO Jakarta, Jumat, 1 oktober 2021 dari pukul 09.00 WIB sampai dengan 14.00 WIB.

Pada saat mendaftar kegiatan donor darah, para pendonor menggunakan aplikasi donor darah dari RS Kanker Dharmais. Peserta mengisi data diri, kapan donor terakhir dan mengisi kuisioner sekitar 46 pertanyaan. Pendonor di seleksi berdasarkan informasi yang didapat dari aplikasi pada H-1 kegiatan donor darah yang diselenggarakan pada 1 oktober 2021.

 

 

RSKO Jakarta sebagai penyelenggara membuat aturan bahwa bagi para calon pendonor yang berjumlah 147 orang untuk secara bergantian ke ruangan donor darah yang telah ditentukan.

Para pendonor yang berasal dari pegawai RSKO Jakarta tetap berada di ruangan kerja masing-masing. Pada saat akan dilakukan proses donor darah para pegawai dihubungi via Whats Apps agar tidak terjadi antrian / berkumpulnya orang di lokasi donor darah.

Pendonor yang berada di ruang konfrensi hanya yang melaksanakan pengambilan darah,dan antrian sejumlah 6 (enam) orang dengan memperhatikan Physical Distancing. Tempat duduk antrian diatur jarak 1,5 meter antar pendonor.

Agar Physical Distancing berjalan dan memberikan kenyamanan bagi petugas dan pendonor antara ruang donor darah dan ruang tunggu dipisahkan.

RSKO Jakarta dan RS Kanker Dharmais sendiri telah mengeluarkan protokol agar donor darah tetap aman. Menurut protokol tersebut, orang yang akan mendonorkan darahnya perlu melakukan beberapa hal.

Sebelum melakukan donor harus menjalani pengecekan suhu tubuh terlebih dahulu, mencuci tangan dengan benar menggunakan hand sanitizer atau sabun dibilas dengan air mengalir.

Kemudian, menjalani pemeriksaan kesehatan oleh dokter, menjalani pengecekan kadar hemoglobin (Hb) dan tekanan darah, serta menerapkan physical distancing selama proses donor darah.

Selain aturan tersebut, orang yang akan mendonorkan darah harus memenuhi persyaratan yang sudah ditetapkan, di antaranya sehat jasmani dan rohani, berusia minimal 17 tahun, dan memiliki berat badan minimal 45 kg.

Tidak hanya itu, pendonor juga harus memiliki tekanan darah dalam batas tekanan sistolik 100--160 mmHg dan diastolik 70--100 mmHg, memiliki kadar Hb normal, yaitu 12,5--17,0 g%, serta minimal dapat mendonorkan darah 60 hari / 2 bulan sekali. (AM)

_

Editorial : Tim Dokumentasi dan Publikasi HKJS RSKO Jakarta

Laporan Subbag Hukormas RSKO Jakarta

 

 

Share This News