• rskojakarta@yahoo.co.id
Call Center RSKO pada jam kerja : 021 -87711968
News Photo

Wakil RSKO Jakarta meraih 10 Besar ASN Inspiratif, Ini Langkah-Langkah Meraihnya

Aparatur Sipil Negara (ASN) di institusi / tempat kerja Anda ingin memperoleh ASN Inspiratif ? Pastinya institusi / UPT menempatkan wakilnya. Tentunya hal ini akan mengangkat nama institusi tempat dimana ASN itu berkerja dan inovasi yang dilakukan oleh ASN tersebut akan dikenal orang banyak.

ASN Inspiratif merupakan salah-satu kategori dari Anugerah ASN. Ajang ini diselenggarakan setiap tahun yang diinisiasi oleh Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN & RB). Pada tahun 2020, dasar hukum pelaksanaannya berdasarkan Keputusan Menteri PANRB No. 131/2020 tentang Anugerah ASN Tahun 2020. 

Terdapat 2 kategori lain dari Anugerah ASN yaitu Pejabat Tinggi Pratama (PTT) Teladan dan Future Leader. Khusus untuk ASN Inspiratif bisa siapa saja dicalonkan asalkan berstatus ASN di institusi pemerintah. ASN dapat dicalonkan oleh Institusi dirinya berasal dan warga masyarakat yang merasa ASN yang diajukan layak meraih penghargaan ini.

Tahun 2020 lalu, Dyah Putri Ambarwati perwakilan RSKO Jakarta, Kementerian Kesehatan terpilih sebagai salah-satu dari 10 ASN Inspiratif 2020 dari 4.121.176 ASN di seluruh Indonesia. Dirinya menjadi wakil satu-satunya ASN Kemenkes RI yang meraih penghargaan 10 besar ASN Inspiratif.

Dyah merupakan Founder Nasi Kotak Untuk Berbagi RSKO Jakarta dan Co-Founder Gerakan Pejuang Hati Indonesia yang telah dijalankan sejak 2015.

Tentunya raihan tersebut karena dukungan dan disupport oleh Civitas Hospitalia RSKO Jakarta dan Kemenkes RI agar dapat meraih penghargaan prestius dikalangan ASN.

Bagaimana cara RSKO Jakarta mengantarkan Dyah menerima penghargaan ini ?

..

1. Dyah Sosok ASN yang Tepat Untuk Diajukan

Pastinya yang pertama harus memilih ASN yang tepat. ASN berprestasi banyak tapi yang inspiratif bisa dihitung dengan jari. Untuk itu filter amat penting pada proses seleksi di institusi sebelum diajukan ke KemenPAN & RB

ASN Inspiratif tidak bisa hanya atas dasar karena ASN tersebut memiliki titel akademis yang berderet. ASN yang memiliki prestasi gemilang untuk diri sendiri sebaiknya juga tidak diajukan. 

Bukan pula pejabat eselon karena itu ada kategori lain (PTT Teladan), atau kemampuan kepemimpinan dari seorang anak muda di institusi, itu juga ada kategori tersendiri (Future Leader)

Jangan pula individu yang menginspirasi tetapi inspirasinya tidak memiliki benang merah dengan Institusi dirinya berasal. Apalagi ASN Inspiratif yang memiliki catatan hitam dan membuat pro kontra jangan pula dipilih, karena akan mempengaruhi proses dukungan didalam institusi itu sendiri.

Pilihan yang tepat itu harus dipikirkan secara matang. Pilihlah ASN yang memulai inovasi dari dirinya dan dapat berkembang serta memiliki jangkauan berskala nasional atau yang dapat dipraktekkan ditempat lain. Sosok itu ada pada Dyah Putri Ambarwati

..

2. Buat Portofolia ASN Inspiratif yang Memikat Juri

Pada proses ini begitu amat penting. Portofolio yang memikat juri perlu dibuat. Bukan pula seperti Curiculum Vitae yang hanya sekedar poin-poin sejarah kehidupan ASN Inspiratif yang diajukan.

Perlu dibuat narasi bertutur yang cukup kuat agar ASN Inspiratif tersebut dipilih oleh juri masuk nominasi 40 besar. Portofolio ini nantinya diawal akan dikirimkan bersama pengajuan ASN Inspiratif tersebut.

Walaupun inovasi yang dibuatnya belum memiliki dampak yang luar biasa, bila narasi yang dibuat dapat memunculkan insight dari tujuan yang diharapkan tentunya akan memikat juri. 

..

3. Lengkapi Persyaratan yang Diminta MenPAN RB

Setelah terpilih siapa ASN yang diajukan, pembuatan portofolio kemudian lengkapi persyaratan yang diminta oleh Kementerian MenPAN RB. Terdapat beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh pengusul ASN Inspiratif.

PNS Inspiratif yang akan masuk daftar 40 nomine ASN Inspiratif dinilai dari aspek inovasi yang terdiri atas originalitas dan dampaknya terhadap masyarakat/organisasi. 

Pada ajang ini juga menilai strategi penerapannya, serta perspektif keterkaitannya dengan reformasi birokrasi bagi institusi dirinya bernaung. Bagi PNS untuk dapat mengikuti ajang Anugerah ASN Tahun 2020 tidak dapat mengajukan dirinya sendiri, harus diajukan baik oleh masyarakat / organisasi profesi ataupun institusi tempat dirinya bertugas. 

Selain itu ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh seluruh peserta diantaranya ;

  1. ASN yang akan diusulkan belum pernah mendapatkan Anugerah ASN 
  2. Memiliki rekam jejak jabatan, integritas, dan moralitas yang baik; 
  3. Memiliki inovasi/prestasi yang luar biasa yang dirasakan oleh organisasi dan atau masyarakat. 
  4. Untuk Kategori PNS Inspiratif; menduduki Jabatan Administrasi atau Jabatan Fungsional

Bagi pengusul (baik institusi atau masyarakat) wajib menceritakan kiprah yang luar biasa dari kandidat tersebut di sosial media (facebook, instagram atau twitter) di status / caption dengan hastag yang telah ditetapkan. Untuk 2020 hastagnya  #AnugerahASN2020 dan #PNSInspiratif2020 dengan tagging akun sosmed Menpan RB dan institusi pengusul.

..

4. Pilih Koordinator Anugerah ASN Inspiratif 

Pada saat proses pemilihan, kelengkapan dokumen, pengajuan, mempersiapkan kebutuhan ketika terpilih 40 besar atau bahkan hingga 10 besar, presentasi, penjurian, pembuatan video profil dibutuhkan seorang PIC / koordinator.

Dari pengalaman ketika RSKO Jakarta mendampingi ASN Inspiratif, Dyah Putri, amat sangat terbantu dengan kehadiran seorang PIC. Dirinya sebaiknya sosok yang memiliki jabatan, punya pengaruh dan sosok yang didengar.

Pentingnya peran dari koordinator / PIC untuk menjembatani kebutuhan ajang ini kepada para pejabat terkait dan rekan kerja, mengurasi hal-hal koordinasi yang sifatnya tidak teknis, membagi tugas tim supporting dan manajerial lainnya.

..

5. Libatkan Banyak Unsur yang Ada di Institusi

Libatkan banyak unsur di Institusi untuk terlibat dalam kegiatan ini. Makin banyak unsur yang terlibat akan membuat ikatan persaudaraan yang kuat antar pegawai. Belum tentu 1 dekade (10 tahun) atau 2 dekade (20 tahun) sebuah Institusi memiliki ASN Inspiratif.

ASN Inspiratif mewakili institusi maka dukungan dari civitas institusi baik tempat dirinya berkerja dan institusi utama amat sangat berperan penting.

Dukungan pembiayaan, tempat, penyediaan sarana prasarana, testimoni pejabat, surat pernyataan mendukung ASN, like plus comment dan lain sebagainya merupakan kebutuhan dari ajang ini yang bisa disediakan karena dukungan civitas institusi.

Sosok ASN terpilih ialah wakil institusi itu yang patut diketahui oleh seluruh khalayak. Jadi Anugerah ASN yang merupakan penghargaan prestisius tidak hanya untuk pribadi tapi juga bagi institusi tempat ASN yang dicalonkan berkerja.

Pengalaman RSKO Jakarta, kekeluargaan itu hadir bahwa yang ada itu KAMI bukan saya atau aku. Dyah didukung penuh oleh Kementerian Kesehatan RI dan tentunya Prof. dr. Abdul Kadir, Ph.D. Sp.THT-KL(K) M.A.R.S. (Direktur Jendral Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI)., dr.Azhar jaya, SKM, MARS (Sesditjen Yankes), dr.Ermawati, M.Kes (Dirut RSKO Jakarta)., Dr. dr. Didi Danukusumo, SpOG(K ) ( PLT Dirut RSKO Jakarta)., drg.Rita Monzona, MARS (Direktur Medik Keperawatan dan Penunjang RSKO Jakarta)., dan Deni Tetteng, SE, MM (Direktur SDM Keuangan dan Umum RSKO Jakarta), segenap jajaran manajemen RSKO Jakarta serta Civitas Hospitalia RSKO Jakarta.

..

6. Buat Rekam Jejak Digital Bagi ASN Inspiratif

Pada saat proses penjurian dari 40 besar ke 10 besar salah-satu poin penjurian adalah jejak digital. Jejak digital yang dimaksud ialah bagaimana ketika nama dari ASN inspiratif yang diajukan diketik di search engine akan muncul di mesin pencari.

Untuk itu jauh-jauh hari dari hari pertama upload persyaratan Anugerah ASN sebaiknya sudah di upload tulisan mengenai sosok yang di ajukan. Ada baiknya di upload di portal besar apakah itu media mainstream atau platform digital yang mempermudah bila sebuah kata kunci di search, nama ASN inspiratif tersebut mudah terlacak. (AM PKRS)

----

Laporan : Unit Kerja Hukormas RSKO Jakarta

Share This News